Selasa, 15 Januari 2013

Biarlah

Semua yang berlalu Telah menjadi kenangan Dan seakan kulupakan Karena ku tak sejalan Dan tak mungkin ku bertahan Meski telah ku coba Semuanya tak berguna Terbuang sia-sia Dirimu dihatiku sudah terlalu lama Biarlah ku mencoba untuk tinggalkan semu Dan tak mungkin ku bertahan Meski telah ku coba Semuanya tak berguna Terbuang sia-sia Dirimu dihatiku sudah terlalu lama Biarlah ku mencoba untuk tinggalkan semua Dirimu dihatiku sudah terlalu lama Biarlah ku mencoba untuk tinggalkan semua Dirimu dihatiku sudah terlalu lama Dan biarlah ku mencoba untuk tinggalkan semua

Pengertian Pengantar Bisnis

Dalam kamus bahasa Indonesia, Bisnis diartikan sebagai usaha dagang. Usaha komersial didunia perdagangan dan bidang usaha. Bisnis berasal dari Business yaitu Busy (Sibuk), Sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan” atau “suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya”. Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society), Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Secara umum tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan. Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya: 1. Market standing, yaitu penguasan pasar yang akan menjadi jaminan bagi perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan dan profit dalam jangka panjang. 2. Innovation yaitu inovasi dalam produk (barang atau jasa) serta inovasi keahlian. Tujuan bisnis yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan nilai tamabah pada suatu produk, misalnya shampoo 2 in 1. 3. Physical and financial resources, perusahaan memiliki tujuan penguasaan terhadap sumber daya fisik dan keuangan untuk mengembangkan perusahaan menjadi semakin besar dan semakin menguntungkan. 4. Manager performance and development, manager merupakan orang yang secara operasional bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan organisasi. Untuk dapat mengelola perusahaan dengan baik, manager perlu memiliki berbagai kemampuan dan keahlian yang sesuai dengan profesinya. Maka diperlukan peningkatan kinerja dan pengembangan kemampuan manager melalui serangkaian kegiatan kompensasi yang menarik dan program training and development yang berkelanjutan. 5. Worker Performance and Attitude, untuk kepentingan jangka panjang, maka sikap para karyawan terhadap perusahaan dan pekerjaan perlu diperhatikan agar dapat bekerja dengan baik. 6. Public Responsibility, bisnis harus memiliki tanggung jawab sosial seperti memajukan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya polusi dan menciptakan lapangan kerja, dll. Macam - macam Badan Usaha / Organisasi Bisnis Perusahaan: a. Firma Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya. ciri dan sifat firma : - Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi. - Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin - Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya. - keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup - seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma - pendiriannya tidak memelukan akte pendirian - mudah memperoleh kredit usaha b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif. ciri dan sifat cv : - sulit untuk menarik modal yang telah disetor - modal besar karena didirikan banyak pihak - mudah mendapatkan kridit pinjaman - ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan - relatif mudah untuk didirikan - kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu 3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya. ciri dan sifat pt : - kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi - modal dan ukuran perusahaan besar - kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham - dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham - kepemilikan mudah berpindah tangan - mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai - keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen - kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham - sulit untuk membubarkan pt - pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden Sumber : http://ola-oktaviola.blogspot.com/2010/10/bab-1-pengertian-pengantar-bisnis.html

pengolahan organisasi bisnis

Langkah awal dalam manajemen yang efektif adalah menetapkan sasaran (goal) – tujuan (objective) yang diharapkan dan direncanakan untuk dicapai suatu bisnis. Sasaran adalah tujuan yang diharapkan dan direncanakan untuk dicapai suatu bisnis. Strategi adalah program perusahaan untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan yang sudah ditetapkan. Pernyataan Misi adalah pernyataan suatu organisasi mengenai bagaimana organisasi itu akan mencapai maksudnya dalam lingkungan bisnis itu dijalankan. Maksud penetapan sasaran adalah 1. Memberikan arah dan panduan bagi para manager di semua tingkatan. 2. Membantu perusahaan mengalokasikan sumber dayanya. 3. Membantu menetapkan budaya korporasi. 4. Membantu manager menilai kinerjanya. Macam-macam sasaran: 1. Sasaran jangka panjang, adalah sasaran yang ditetapkan untuk periode waktu yang lama, umumnya lima tahun mendatang atau lebih. 2. Sasaran jangka menengah adalah sasaran yang ditetapkan selama jangka waktu satu sampai lima tahun mendatang. 3. Sasaran jangka pendek adalah sasaran yang ditetapkan untuk waktu yang dekat biasanya kurang dari satu tahun. Perumusan strategi adalah penciptaan program yang luas untuk menetapkan dan memenuhi suatu tujuan organisasi. Tahapan yang dilakukan dalam merumuskan strategi adalah 1. Menetapkan sasaran stategis, merupakan sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan misi suatu perusahaan. 2. Menganalisa organisasi dan lingkungannya, yaitu melakukan pengamatan dan penilaian lingkungan terhadap ancaman dan kesempatan (Analisa SWOT). 3. Menyesuaikan organisasi dengan lingkungannya Tujuan analisa organisasi adalah untuk lebih mengerti kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan dan memanfaatkannya untuk mengatasi ancaman dan memanfaatkan kesempatan. Menyesuaikan perusahaan dengan lingkungannya merupakan dasar bagi keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan bisnis. Analisa lingkungan adalah proses pemindaian lingkungan bisnis terhadap ancaman dan peluang. Analisa Organisasioal adalah proses menganalisa kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan. Hierarki Perencanaan dapat dilihat pada tiga tingkatan yaitu :strategis, taktis dan operasional. Tanggung jawab manajerial ditetapkan pada masing-masing tingkatan. Tingkatan itu membentuk suatu hierarki karena pengimplementasian rencana-rencana hanya dapat dijalankan bila ada alur logika dari suatu tingkatan ke tingkatan berikutnya. 1. Rencana Strategis adalah Rencana yang mencerminkan keputusan mengenai alokasi sumber daya, prioritas perusahaan dan tahap-tahap yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan strategis. Rencana-rencana tersebut selalu ditetapkan oleh dewan direksi dan manajemen puncak. 2. Rencana Taktis adalah rencana jangka pendek yang berhubungan dengan penerapkan aspek-aspek khusus dari suatu rencana strategis perusahaan. 3. Rencana Operasional, adalah rencana yang menetapkan target jangka pendek untuk kinerja harian, mingguan atau bulanan dan disusun oleh manager tingkat menengah dan tingkatan yang lebih rendah. Karena lingkungan bisnis terkadang sukar diprediksi dan karena kejadian yang tidak diharapkan dapat menimbulkan masalah besar, maka untuk mengatasi hal-hal tersebut diperlukan rencana alternatif yaitu rencana kontigensi dan manajemen kritis. Rencana Kontingensi adalah perencanaan terhadap perubahan dimana rencana itu perusahaan mengidentifikasi dari awal aspek-aspek penting bagi bisnis atau pasarnya yang mungkin berubah dan mengidentifikasikan cara-cara yang akan digunakan perusahaan menanggapi perubahan yang terjadi. Manajemen Krisis. Krisis adalah keadaan darurat yang tidak diharapkan yang memerlukan tanggapan secepatnya. Manajemen krisis adalah suatu metode perusahaan dalam menghadapi keadaan darurat. Manajemen kristis dirancang untuk membantu karyawan dalam mengatasi kondisi yang ekstrim atau tidak dapat diramalkan, rencana kritis yang baik umumnya menguraikan siapa yang akan bertanggung jawab dalam situasi yang berbeda-beda, bagaimana menanggapi krisis tersebut, dsb. Proses Manajemen Manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sumber daya finansial, manusia dan informasi suatu organisasi untuk mencapai sasarannya. Perencanaan adalah proses manajemen yang menetapkan apa yang harus dilakukan suatu organisasi dan bagaimana sebaiknya melakukannya. Perencanaan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi manajemen. Perencanaan yang baik dapat memberikan keuntungan antara lain: 1. dapat mengidentifikasi peluang masa depan. 2. mengantisipasi dan permasalahan di masa depan 3. mengembangkan rangkaian langkah strategik dan taktis Perencanaan mempunyai bentuk-bentuk sebagai berikut: a. Tujuan (objective) Tujuan merupakan suatu sasaran kegiatan yang sedapat mungkin dalam jangka waktu tertentu. Misalnya bila tujuan perusahaan adalah kenaikan laba sebesar 30% dalam kurun waktu satu tahun mendatang, maka semua kegiatan akan diarahkan ke sana. b. Kebijakan (policy) adalah suatu pernyataan atau pengertian yang digunakan untuk mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan yang dijalani untuk mencapai tujuan. c. Strategi merupakan program yang dirancang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu bilamana perusahaan akan melaksanakan misinya. Strategi akan menetapkan alokasi sumber daya yang diperlukan. Kecepatan waktu pelaksanaan merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan dalam menentukan strategi. d. Prosedur Prosedur merupakan serangkaian tindakan yang akan dijalankan untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan perusahaan. e. Aturan Aturan merupakan bagian dari prosedur dan merupakan tindakan yang spesifik. Beberapa aturan sejenis dapat dikelompokan menjadi prosedur. f. Program Program merupakan kombinasi dari kebijakan, prosedur, aturan dan pemberian tugas yang disertai anggaran atau budget. Dalam pelaksanaannya, perencanaan dapat dibedakan menjadi perencanaan strategis dan perencanaan taktis. Perencanaan strategis merupakan suatu proses untuk menganalisa dan mengambil keputusan yang berkenaan dengan: - Misi atau alasan keberadaan suatu organisasi - Sasaran atau hasil yang harus dicapai oleh suatu organisasi - Strategi, upaya untuk mencapai sasaran yang diinginkan - Alokasi sumber daya, mendistribusikan sumber daya pada aktifitas yang tepat untuk mencapai sasaran. Perencanaan taktis merupakan langkah-langkah untuk mencapai tujuan perencanaan strategis jangka pendek yang mencakup: - Apa yang harus dilakukan - Siapa yang melakukan - Bagaimana melakukannya Perencanaan taktis mencakup kegiatan antara lain: - Membuat anggaran tahunan (divisi, departemen, proyek, dll) - Memilih metode atau prosedur spesifik guna mengimplementasikan strategi perusahaan - Menetapkan serangkaian tindakan tertentu yang diperlukan guna memperbaiki dan meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Pengorganisasian Adalah proses manajemen yang menetapkan cara terbaik dalam mengatur sumber daya dan aktivitas suatu organisasi menjadi suatu struktur yang logis. Pengorganisasian mencakup kegiatan-kegiatan : - Membagi pekerjaan - Mengelompokan pekerjaan - Mendelegasikan wewenang - Mengembangkan mekanisme koordinasi Pengorganisasian yang baik memberikan beberapa keuntungan antara lain: - dapat terbina hubungan yang baik antar anggota organisasi, maupun antar organisasi sehingga akan mempermudah pencapaian tujuan organisasi. - Setiap anggota organisasi dapat mengetahui dengan jelas tugas dan kewajiban serta tanggung jawabnya. Pengarahan Adalah proses manajemen dalam memandu dan memotivasi karyawan-karyawan untuk memenuhi sasaran suatu organisasi. Dalam hal ini manajer atau pimpinan dituntut untuk dapat berkomunikasi, memberikan petunjuk, berpikir kreatif, berinisiatif, meningkatkan kualitas, serta memberikan stimulasi kepada karyawan. Kegiatan pengarahan ini menyangkut masalah pemberian motivasi kepada bawahan, masalah kepemimpinan, serta masalah pengembangan komunikasi. Motivasi Adalah proses pemberian motif (penggerak) kepada karyawan untuk dapat bekerja sedemikian rupa sehingga tujuan sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efisien an efektif. Dalam memberikan motivasi, manajer harus mempengaruhi sikap bawahan agar mereka bersedia menjalankan tugas-tugasnya selaras dengan tujuan organisasi. Faktor-faktor penting yang mempengaruhi motivasi adalah - Kebutuhan pribadi - Tujuan dan persepsi individu atau kelompok - Cara untuk mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi tersebut. Ada dua jenis motivasi yang dapat ditanamkan ke bawahan yaitu: - Motivasi positif, yaitu proses mempengaruhi orang lain dengan memberikan tambahan tingkat kepuasan tertentu, misalnya memberikan promosi, tambahan penghasilan, menciptakan kondisi kerja yang nyaman, dsb. - Motivasi negatif, yaitu proses mempengaruhi orang lain dengan memberikan ancaman atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu dengan terpaksa. Misalnya memberikan ancaman dengan penurunan pangkat, pemotongan gaji atau dipecat dari jabatannya. HIRARKI KEBUTUHAN ABRAHAM MASLOW Kebutuhan untuk aktualisasi diri Kebutuhan untuk dihargai Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi Kebutuhan akan rasa aman dan tentram Kebutuhan fisiologis dasar Dalam perusahaan kebutuhan-kebutuhan tersebut diatas diterjemahkan sebagai berikut: Kebutuhan fisiologis dasar: gaji, makanan, pakaian, perumahan dan fasilitas-fasilitas dasar lainnya yang berguna untuk kelangsungan hidup pekerja Kebutuhan akan rasa aman: lingkungan kerja yang bebas dari segala bentuk ancaman, keamanan jabatan/posisi, status kerja yang jelas, keamanan alat yang dipergunakan. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi: interaksi dengan rekan kerja, kebebasan melakukan aktivitas sosial, kesempatan yang diberikan untuk menjalin hubungan yang akrab dengan orang lain Kebutuhan untuk dihargai: pemberian penghargaan atau reward, mengakui hasil karya individu Kebutuhan aktualisasi diri: kesempatan dan kebebasan untuk merealisasikan cita-cita atau harapan individu, kebebasan untuk mengembangkan bakat atau talenta yang dimiliki. Komunikasi Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi dari pengirim kepada penerima sehingga informasinya dapat dipahami oleh penerima. Dalam pelaksanaan kegiatan operasional suatu organisasi, terdapat bermacam-macam komunikasi, yaitu: 1. Komunikasi ke bawah (Downward Communication) Yaitu komunikasi yang disampaikan oleh pimpinan kepada bawahan. Misalnya: instruksi atau petunjuk, uraian kerja / job description, keterangan umum, perintah, teguran atau pujian. 2. Komunikasi ke atas (Upward Communication) Yaitu komunikasi yang disampaikan bawahan kepada atasan. Misalnya laporan atau keluhan, pendapat, ataupun saran-saran. 3. Komunikasi Horisontal (Horisontal Communication) Komunikasi ini disampaikan oleh dan untuk para anggota organisasi. Bisa saja dalam bentuk pemeriksaan ulang bersama untuk memperoleh persetujuan. 4. Lateral Comunication Yaitu komunikasi yang terjadi antara personal dalam satu jenjang manajemen tapi berasal dari departemen yang berbeda. Misalnya manajer pemasaran melakukan komunikasi lateral dengan manajer produksi pada saat mereka merumuskan cara-cara meningkatkan citra produk perusahaan dengan cara memperbaiki mutu dan ciri-ciri produk. 5. Diagonal Communication Yaitu komunikasi yang dilakukan oleh personel-personel yang memiliki jenjang manajemen yang berbeda serta berasal dari departemen yang berbeda. Contoh manajer pemasaran dapat melakukan komunikasi dengan personel HRD untuk meminta tambahan karyawan. Pengawasan atau pengendalian Adalah proses manajemen dalam memonitor kinerja suatu organisasi untuk menjamin bahwa sasarannya dapat tercapai. Pengawasan merupakan aktifitas untuk menemukan, mengoreksi adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah dicapai dibandingkan dengan rencana kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada setiap tahap kegiatan perlu dilakukan pengawasan, agar bisa segera dilakukan koreksi bila terjadi penyimpangan. Langkah-langkah dalam proses pengawasan adalah 1. Menetapkan standar dan metode Langkah ini untuk mengukur prestasi, misalnya berapa target produksi dan penjualan yang ingin dipakai. 2. Mengukur prestasi kerja Pelaksanaan ini merupakan proses yang berkesinambungan serta berulang-ulang dan frekuensinya tergantung dari jenis aktifitasnya. 3. Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi standar Merupakan tindak lanjut yaitu dengan membandingkan antara langkah pertama dan kedua. 4. Mengambil tindakan koreksi Tindakan koreksi diperlukan bila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan, misalnya mengadakan beberapa perubahan terhadap aktifitas organisasi atau standard kerja yang ada. Tipe-tipe Manajer Walaupun seluruh manajer melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, tetapi tidak seluruh manajer mempunyai tanggung jawab yang sama untuk aktivitas itu. Jadi perlu mengelompokkan manjer sesuai dengan tingkatan dan bidang tanggung jawab. Tiga tingkatan dasar manajemen adalah manajer puncak, manajer menengah dan manajer lini pertama. Manajer puncak adalah Manajer yang bertanggung jawab kepada dewan direksi dan pemegang saham atas keseluruhan kinerja dan efektifitas suatu perusahaan. Mereka menetapkan kebijakan umum, merumuskan strategi, menyetujui seluruh keputusan dan mewakili perusahaan dalam menghadapi perusahaan lain dan badan-badan pemerintahan. Contoh: presiden, wakil presiden, CEO, CFO, dll Manajer Menengah adalah manajer yang bertanggung jawab dalam mengimplementasikan strategi, kebijaksanaan dan keputusan yang dibuat oleh manajer puncak. Contoh manajer pabrik, manajer operasional, manajer divisi, dll. Manajer Lini Pertama adalah manajer yang bertanggungjawab dalam menyelia pekerjaan karyawan. Contoh manajer toko, manajer proyek, dll. Bidang-bidang manajemen antara lain: a. Manajer Sumber Daya Manusia - Untuk menerima dan melatih karyawan - Untuk mengevaluasi kinerja - Menentukan besarnya kompensasi. b. Manajer Operasi bertanggungjawab pada produksi, inventori dan pengawasan kualitas. c. Manajer Pemasaran bertanggungjawab menyampaikan produk-produk dari produsen ke konsumen antara lain pengembangan, penetapan harga, promosi, dan distribusi barang dan jasa. d. Manajer Informasi yang bertugas merancang dan menerapkan sistem untuk menggabungkan, mengorganisasi dan mendistribusikan informasi. e. Manajer Keuangan untuk merencanakan dan mengawasi fungsi akuntasi dan sumber-sumber keuangannya. Dasar Ketrampilan Manajemen Manajer yang efektif harus mengembangkan ketrampilan teknis, hubungan manusia, konseptual, pengambilan keputusan dan manajemen waktu. a. Ketrampilan Teknis adalah ketrampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas khusus. Contoh; kemampuan akuntan untuk mengaudit laporan perusahaan. Orang mengembangkan ketrampilan teknis melalui kombinasi antara pendidikan dan pengalaman. Ketrampilan teknis banyak berguna bagi manajer lini pertama. b. Ketrampilan Hubungan Manusia. Yaitu ketrampilan untuk memahami dan menyesuaikan orang lain serta bekerja sama dengan orang lain. Ketrampilan hubungan manusia paling penting bagi manajer menengah yang sering bertindak sebagai penghubung antara manajer puncak, manajer lini pertama dan manajer bidang-bidang lain di organisasi. Para manjer harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. c. Ketrampilan Konseptual adalah kemampuan seseorang untuk berpikir pada hal yang abstrak, untuk mendiagnosa dan menganalisa situasi yang berbeda dan melihat situasi di masa mendatang. Ketrampilan konseptual membantu para manajer untuk - mengetahui peluang dan ancaman pasar yang baru - membantu menganalisa kemungkinan hasil dari keputusan mereka Para manajer puncak paling banyak bergantung pada ketrampilan konseptual sedangkan manajer lini pertama paling sedikit menggunakannya. d. Ketrampilan Pembuatan Keputusan adalah ketrampilan dalam menentukan masalah dan memilih tindakan yang terbaik. Langkah-langkah dasar dalam pengambilan keputusan: 1. Menetapkan masalah, mengumpulkan fakta-fakta dan mengidentifikasi alternatif penyelesaian. 2. Mengevaluasi masing-masing alternatif dan menyeleksi alternatif yang terbaik. 3. Mengimplementasikan alternatif yang dipilih, meninjaunya secara periodik dan mengevaluasi efektifitas pilihan tersebut. e. Ketrampilan Pengelolaan waktu adalah ketrampilan yang berkaitan dengan produktifitas atas waktu yang dimiliki seseorang. Untuk mengelola waktu secara efektif, para manajer harus memperhatikan empat penyebab utama pemborosan waktu yaitu: • Administrasi, beberapa manajer menggunakan terlalu banyak waktu untuk memutuskan apa yang harus dilakukan terkait dengan surat atau laporan. • Telepon, diperlukan seketaris untuk menyaring telepon masuk dan menentukan waktu tertentu untuk membalas telepon masuk yang penting. • Rapat, untuk membantu produktifitas waktu, maka orang yang memimpin rapat harus merincikan agenda yang jelas, mulai tepat waktu, menjaga setiap orang terfokus pada agenda tersebut dan mengakhiri tepat waktu. • E-mail f. Manajemen Global Sekarang ini manajer dituntut untuk melengkapi diri dengan alat-alat, teknik dan ketrampilan khusus yang diperlukan untuk bersaing di lingkungan global. Mereka perlu membangun wawasan terhadap pasar asing, perbedaan budaya, serta motif dan praktek persaingan dari luar negeri. g. Ketrampilan Manajemen dan Teknologi Teknologi mengubah para manajer berinteraksi dalam membentuk struktur korporasi. Sistem jaringan komputer, email, telekonferensi dan bentuk-bentuk komunikasi lainnya akan meniadakan waktu, jarak dan batasan korporasi (misalnya departemen dan divisi) tidak dapat lagi menghalangi orang-orang untuk bekerja lebih dekat satu dengan yang lainnya. Akibatnya birokrasi menjadi berkurang, sementara perencanaan, pengambilan keputusan, dll dapat mengambil manfaat dari pembentukan grup dan kelompok kerja. sumber : http://pengantar-bisnis.blogspot.com/2006/10/pengelolaan-organisasi-bisnis.html

Senin, 14 Januari 2013

Lebih indah Saat ku tenggelam dalam sendu Waktupun enggan untuk berlalu Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku Entah untuk siapapun itu Semakin ku lihat masa lalu Semakin hatiku tak menentu Tetapi satu sinar terangi jiwaku Saat ku melihat senyummu Dan kau hadir merubah segalanya Menjadi lebih indah Kau bawa cintaku setinggi angkasa Membuatku merasa sempurna Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup Berdua denganmu selama-lamanya Kaulah yang terbaik untukku Kini ku ingin hentikan waktu Bila kau berada di dekatku lyricsalls.blogspot.com Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku Kan ku petik satu untukmu Dan kau hadir merubah segalanya Menjadi lebih indah Kau bawa cintaku setinggi angkasa Membuatku merasa sempurna Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup Berdua denganmu selama-lamanya Kaulah yang terbaik untukku Kaulah yang terbaik untukku Ku percayakan seluruh hatiku padamu Kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku Dan kau hadir merubah segalanya Menjadi lebih indah Kau bawa cintaku setinggi angkasa Membuatku merasa sempurna Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup Berdua denganmu selama-lamanya Kaulah yang terbaik untukku
Mengembangkan dan menentukan harga produk dan jasa Salah satu hal yang paling menantang bagi anda selaku marketing professional atau pengusaha adalah memberikan harga yang tepat untuk produk anda. Seringkali seseorang tidak memiliki strategi yang nyata dalam menentukan harga produk atau memahami nilai yang diterima yang dapat diciptakan oleh harga. Ketika mempertimbangkan bagaimana menentukan harga sebuah prioduk, ada sejumlah metode untuk menentukan harga awalnya. Yang paling populer adalah zero sum pricing dan competitive pricing. Mereka yang menjual harganya dengan metode zero sum biasanya memulai pada nol, menambahkan semua biaya termasuk manufaktur, overhead, dsb, ditambah beberapa jenis margin untuk mencapai harga awal. Margin yang digunakan dalam kalkulasi ini berdasarkan norma-norma industri atau margin yang sudah ada untuk produk serupa. Competitive pricing adalah metode dimana anda mengevaluasi produk yang dijual kompetitor dan harganya. Jika produk atau jasa anda serupa atau sama, anda ingin memberikan harga yang sama untuk area yang sama. Jika produk anda berbeda, anda akan menyesuaikan harga atas atau bawah berdasarkan fitur, benefit, dan nilai yang diberikan. Model lainnya disebut dengan premium pricing, yang digunakan ketika menentukan harga kompetitif. Perusahaan seperti Cadillac menggunakan premium pricing. Metode ini mengenakan‘top dollar’ untuk produk yang lebih baik atau bermutu. Contoh lainnya adalah Rolex. Tidak menunjukkan waktu yang lebih baik daripada Seiko namun harganya sangat tinggi. Ketika anda menentukan metode penentuan harga, langkah berikutnya adalah mengembangkan opsi multiple pricing . Seringkali terjadi, perusahaan berhenti pada pemilihan metode penentuan harga. Para profesional marketing tahu bahwa satu-satunya jalan untuk mengoptimalkakn harga adalah melalui harga bertingkat dan pengujian. Banyak individu yang memberikan harga produknya hanya dengan perkiraan. Pembicaraan biasanya berlangsung seperti ini, “Berapa seharusnya saya memberikan harga?” “Saya tidak tahu, apakah kompetitor X mengenakan $39.95? Kalau begitu kita jual $34.95 sehingga produk kita bisa laku”. 90% harga produk diluar sana ditentukan demikan. Metode ini bisa digunakan jika setelah anda mengevaluasi biaya dan dapat memberikan harga yang lebih rendah. Namun, dengan opsi penentuan harga memungkinkan anda mengenakan harga yang lebih tinggi dan rendah atas produk yang diberikan dibandingkan dengan kompetitor anda. Sebagai ilustrasi opsi penentuan harga, kita gunakan contoh yang populer, restoran fast food. Fast food menetapkan harga yang bertingkat sepanjang waktu . Apakah anda memilih single hamburger, double hamburger, atau triple? minuman berukuran kecil, sedang atau medium? Tidak dapat dilepaskan dari industri, apakah produk atau jasa, anda harus memberikan opsi bagi konsumen. Sejumlah klien saya mengatakan bahwa mereka tidak dapat menawarkan penentuan harga yang demikian. Saat saya tanya kenapa, jawabannya bahwa produk mereka satu ukuran. Jika kasusnya demikian, tentukan bagaimana anda dapat menawarkan kenaikan produk. Seorang penata taman dapat memberikan tambahan servis seperti perawatan tanaman, dekor pesta kebun. Penerbit online dapat memberikan paket dasar atau premium. Semuanya ada di mind set. Kesimpulan Saat mengembangkan strategi penentuan harga, pahami biaya langsung dan variabel yang terkait dengan produk anda, lingkungan yang kompetitif, dan ragam kebutuhan segmen market. Kemudian anda dapat mengembangkan strategi penentuan harga yang bagus. Pilihlah strategi yang anda yakini sesuai dengan pasar anda dan uji,uji, uji. Pastikan menawarkan harga bertingkat untuk memberikan pilihan bagi prosepek anda dan mengoptimalkan harga anda. Sumber : Michael Fleischner
Menggunakan teknik teknik promosi yang efektif Pemasaran modern menuntut lebih dari sekedar pengembangan produk yang baik, menetapakan harga yang menarik, dan menyediakan bagi pelanggan sasaran. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pelanggannya, dan apa yang dikomunilkasikan jangan sampai menimbulkan keraguan. Bagi kebanyakan perusahaan, pertanyaannya bukan apakah harus berkomunikasi, melainkan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan dan bagaimana caranya. Perusahaan modern mengelola sistem komunikasi pemasaran yang kompleks. Perusahaan berkomunikasi dengan perantara, konsumen, dan berbagai kelompok masyarakat.Kemudian perantara berkomunikasi dengan konsumennya dan masyarakat. Konsumen melakukan komunikasi lisan dengan konsumen lain dan dengan kelompok masyarakat lain. Sementara itu, setiap kelompok memberikan umpan balik kepada setiap kelompok lain. Bauran promosi adalah ramuan khusus dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Difinisi dari keempat alat promosi utama adalah sebagai berikut: • Periklanan (advertising) adalah segala bentuk pengajian dan promosi bukan pribadi mengenai gagasan, barang, atau jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu. • Penjualan pribadi (personal selling) adalah pengajian pribadi oleh tenaga penjual perusahaan dengan tujuan menjual dan membina hubungan dengan pelanggan. • Promosi penjualan (sales promotion) adalah insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produka dan jasa. • Hubungan masyarakat (public relation) adalah membina hubungan baik dengan berbagai kelompok masyarakat yang berhubungan dengan perusahaan melalui publisitas yang mendukung, membina “citra perusahaan” yang baik, dan menangani atau menangkal desas-desus, cerita, dan peristiwa yang dapat merugikan perusahaan. Setiap kategori terdiri dari alat-alat yang spesifik, misalnya periklanan mencakup cetakan, penyiaran, baliho di jalan, dan berbagai bentuk lain. Penjualan pribadi mencakup prestasi penjualan, pameran perdagangan, dan program insentif. Promosi penjualan mencakup pameran di tempat membeli, hadiah, diskon, kupon, iklan khusus, dan demonstrasi. Komunikasi bukan hanya meliputi alat-alat promosi spesifik. Rancangan produk, harganya, bentuk dan warna kemasan, serta toko yang menjualnya–semuanya mengkomusikasikan sesuatu pada pembeli. Jadi, walaupun bauran promosi merupakan aktivitas komunikasi primer bagi perusahaan, seluruh bauran pemasaran–promosi dan produk, harga, serta distribusi–harus dikoordinasikan agar memberikan dampak komunikai sebesar-besarnnya. Langkah-langkah dalam Mengembangkan Komunikasi yang Efektif Komunikasi melibatkan Sembilan elemen, yaitu: Pengirim (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain, seperti McDonald’s§ § Penyediaan (encoding) adalah proses menuangkan pikiran menjadi bentuk simbolik. Contoh : agen periklanan McDonald’s menyusun kata dan ilustrasi menjadikan iklan yang menyampaikan pesan yang disampaikan. Pesan (message) adalah perangkat symbol yang dikirimkan oleh pengirim, seperti iklan McDonald’s§ § Media (media) adalah saluran komunikasi yang menjadi pengantar pesan agar dapat bergerak dari pengirim ke penerima, seperti televisi dan program televise spesifik yang dipilih McDonald’s Pengartian§ (decoding) adalah proses yang dilakukan penerima untuk member arti dari symbol-simbol yang disandikan oleh pengirim, seperti : seorang pelanggan memperhatikan iklan McDonald’s dan menginterpretasikan kata-kata serta ilustrasi dalam iklan. Penerima (receiver) adalah pihak yang§ menerima pesan yang dikirim pihak lain, seperti : konsumen yang memperhatikan iklan McDonald’s. Respon (response) adalah reaksi§ dari penerima setelah menerima pesan. Terdapat ratusan kemungkinan respons, seperti konsumen lebih menyukai McDonald’s, kemungkinan lebih besar diadakan makan McDonald’s pada kesempatan makan makanan siap santap lainnya, atau tidak melakukan apa-apa. Umpan balik§ (feedback) adalah bagian dari respons penerima yang dikomunikasi baik kepada pengirim. Hasil riset McDonald’s menunjukkan bahwa konsumen suka dan ingat pada iklan McDonald’s atau konsumen mengirim surat atau menelpon atau menelpon McDonald’s memuji atau melontarkan kritik iklan atau produk McDonald’s. Kebisingan (noise) adalah penyimpangan yang§ tidak direncanakan selama proses komunikasi, yang mengakibatkan penerima memperoleh pesan berbeda dari yang dikirimkan oleh pengirim—penerimaan TV konsumen jelek atau diganggu anggota keluarga ketika menonton iklan. Komunikator pemasaran harus melakukan hal-hal sebagai berikut: 1. Mengenali Orang yang Menjadi Sasaran Sasaran mungkin pembeli potensial atau pemakai saat ini, mereka yang melakukan keputusan membeli atau yang mempengaruhi keputusan itu. Audiens bisa saja individual, kelompok, kelompok masyarakat tertentu, atau masyarakat pada umumnya. Audiens mempengaruhi keputusan komunikator mengenai apa yang akan dikatakan, bagaimana mengatakannya, kapan mengatakannya, dimana mengatakannya, dan siapa yang mengatakannya. 2. Menetapkan Respons yang Dicari Setelah mengenali sasaran, komunikator pemasaran memutuskan respon apa yang dicari. Respons akhir adalah membeli, tapi membeli adalah hasil dari respons panjang pengambilan keputusan konsumen. Sasaran mungkin berada dalam satu dari enam tahap kesiapan membeli yaitu tahp yang biasanya dilalui konsumen dalam proses membeli, meliputi menyadari, mengetahui, menyukai, memilih, meyakini, dan membeli. 3. Memilih Pesan Selanjutnya komunikator mengembangkan pesan efektif. Pesan harus mendapat Perhatian (attention), mempertahankan Minat (interest), menimbulkan Keinginan (desire), dan memperoleh Tindakan (action) atau disebut dengan model AIDA. Untuk menyatukan pesan, komunikator pemasaran harus menyelesaikan tiga masalah: apa yang akan dikatakan (isi pesan), bagaimana mengatakan secara logis (struktur pesan), dan mengatakannya secara simbolik (format pesan). Isi Pesan Komunikator harus membayangkan daya tarik yang dikehendaki. Terdapat 3 tipe daya tarik: daya tarik rasional adalah daya tarik pesan yang berkaitan dengan minat pribadi sasaran dan menunjukkan bahwa penduduk akan menghasilkan manfaat yang dinyatakan, misalnya termasuk daya tarik yang menunjukkan mutu, ekonomi, nilai, atau kinerja produk ; daya tarik emosional adalah daya tarik pesan yang berusaha mengendalikan emosi negatif atau positif yang dapat memotivasi pembelian, contohnya termasuk rasa takut, bersalah dan malu, cinta, humor, kebanggaan, dan kegembiraan ; daya tarik moral adalah pesan periklanan yang ditujukan pada perasaan sasaran mengenai apa yang “benar” atau “pada tempat”. Struktur Pesan Komunikator juga harus memutuskan cara menangani tiga isu. Pertama, apakah harus menarik kesimpulan atau memberikan masyarakat sasaran yang melakukannya. Kedua mengenai struktur pesan, apakah menyampaikan argumentasi satu sisi atau argumentasi dua sisi. Ketiga, apakah menyajikan argumen paling kuat pada argument pertama atau paling akhir. Format Pesan Dalam iklan cetakan, komunikator harus memutuskan mengenai judul, hak cipta, ilustrasi, dan warna. 4. Memilih Media Terdapat dua tipe besar saluran komunikasi yaitu pertama, saluran komunikasi pribadi adalah saluran yang membuat dua orang atau lebih saling berkomunikasi langsung, termasuk satu lawan satu, satu lawan banyak, lewat telpon atau bahkan lewat surat. Kedua, saluran komunikasi bukan pribadi adalah media yang membawa pesan tanpa kontak pribadi atau umpan balik, termasuk media utama, suasana, dan peristiwa. 5. Menyeleksi Sumber Pesan Ada 3 faktor yang membuat sumber jadi kredibilitas. Pertama keahlian yaitu tingkat kewenangan komunikator yang mendukung suatu pernyataan. Kedua dapat dipercaya yaitu berhubungan dengan seberapa obyektif dan jujur penampilan sumber. Ketiga disukai yaitu seberapa menariknya sumber bagi audiens dan/atau pengamat; manusia menyukai sumber yang terbuka, humor dan wajar. 6. Mengumpulkan Umpan Balik Umpan balik mengenai komunikasi pemasaran dapat mengindikasikan perubahan dalam program promosi atau produk yang ditawarkan itu sendiri. Menentukan Anggaran dan Bauran 1. Menentukan Anggaran Promosi Total Ada empat metode umum yang dipakai untuk menetapkan anggaran total untuk promosi : Metode Sesuai Kemampuan Metode sesuai kemampuan yaitu menetapkan anggaran promosi pada tingkat yang, oleh manajeman, diperkirakan dapat ditanggung oleh perusahaan. Metode Presentase Penjualan Metode presentase penjualan (percentage-of-sale method) yaitu menetapkan anggaran promosi pada presentase tertentu dari penjualan saat ini atau yang diperkirakan atau dalam presentase harga penjualan. Metode Mengimbangi Pesaing Metode mengimbangi pesaing (competitive-parity method) yaitu menetapka anggaran promosi untuk mengimbangi apa yang dilakukan oleh pesaing. Metode Sasaran dan Tugas Metode sasaran dan tugas (objective-and-task method) yaitu mengembangkan anggaran promosi dengan (1) menetapkan sasaran spesifik; (2) menetapkan tugas yang dilakukan untuk mencapai sasaran tadi; dan (3) memperkirakan biaya untuk melaksanakan tugas-tugas ini. Jumlah ini diusulkan menjadi anggaran promosi. 2. Menentukan Bauran Promosi Perusahaan harus membagi anggaran promosi total untuk alat-alat promosi utama seperti periklanan, penjualan perorangan, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat. Sifat dari Setiap Alat Promosi Setiap alat promosi, seperti periklanan, penjualan perorangan, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat mempunyai karakteristik dan biaya yang unik. Berbagai Faktor dalam Menentukan Bauran Promosi Faktor yang perlu diperhatikan dalam bauran promosi yaitu tipe produk/pasar, penggunaan strategi dorong atau tarik, tahap kesiapan pembeli, dan tahap daur hidup produk. Strategi dorong adalah strategi promosi yang menggunakan tenaga penjual dan promosi perdagangan untuk “mendorong” produk lewat saluran distribusi. Produsen mempromosikan produk kepada pedagang besar, pedagang besar mempromosikan kepada pengecer, dan pengecer mempromosikan kepada konsumen. Strategi tarik adalah strategi promosi yang menggunakan banyak biaya untuk periklanan dan promosi konsumen demi menumpuk permintaan konsumen. Bila strategi tarik berhasil, konsumen akan mencari produk dari pengecer, pengecer akan mencari dari pedagang besar dan pedagang besar akan mencari dari produsen. Wajah Komunikasi Pemasaran yang Berubah 1. Lingkungan Komunikasi yang Sedang Berubah Ada dua faktor yang mengubah wajah komunikasi pemasaran. Pertama, begitu pasar missal terpecah-pecah, pemasar menjauhi pemasaran missal. Kedua, perbaikan yang cepat dalam teknologi komputer dan informasi mempercepat gerakan kearah pemasaran tersegmentasi. 2. Pertumbuhan Pemasaran Langsung Pemasaran Langsung adalah pemasaran lewat berbagai media periklanan yang berinteraksi langsung dengan konsumen, pada umumnya meminta konsumen agar segera memberi respons. Berbagai Bentuk Komunikasi Pemasaran Langsung Empat bentuk utama dari pemasaran langsung yaitu Ø Pemasaran lewat pos dan katalog. Pemasaran lewat pos (direct mail) adalah pemasaran langsung lewat pos meliputi pengiriman surat, iklan, contoh, selebaran dan sarana lain kepada calon pembeli bedasarkan daftar alamat. Pemasaran lewat catalog (catalog marketing) adalahØ pemasaran langsung lewat katalog yang dikirimkan kepada daftar pelanggan terpilih atau disediakan dalam toko. Pemasaran lewat telpon (telemarketing) adalah menggunakan telpon untuk menjual langsung kepada konsumen.Ø Ø Pemasaran lewat televisi (television marketing) adalah pemasaran langsung via televisi menggunakan iklan denga respons langsung atau saluran berbelanja dari rumah. Bentuk lain dari pemasaran lewat televise adalah saluran belanja di rumah (home shopping channel) adalah program televise atau daluran yang khusus untuk menjual barang dan jasa. Ø Berbelanja On-Line. Berbelanja lewat komputer on-line (on-line computer shopping) adalah berbelanja lewat jasa komputer on-line interaktif, system dua arah yang menghubungkan konsumen dengan penjual secara ektronik. Basis data Pemasaran Langsung Basis data pemasaran adalah kumpulan data terorganisasi mengenai pelanggan atau calon pelanggan individual yang dapat dipakai untuk menemukan calon pelanggan potensial, menjual produka dan jasa, dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan. Pemasaran Langsung Terpadu Pemasaran langsung terpadu adalah pemasaran langsung yang menggunakan berbagai wahana dan berbagai tahap untuk memperbaiki tingkat repons dan laba. 3. Komunikasi Pemasaran Terpadu Komunikasi pemasaran terpadu (integrated marketing communication). dengan konsep ini, perusahaan secara hati-hati memadukan dan mengkoordinasikan berbagai saluran komunikasinya untuk menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan saling mendukung mengenai organisasi dan produknya. Komunikasi Pemasaran yang Bertanggung Jawab Sosial Kebanyakan pemasar bekerja keras untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur dengan konsumen dengan pedagang. Walaupun demikian, penyalahgunaan dapat terjadi dan membuat kebijakan umum telah mengembangkan badan hukum dan peraturan yang memadai untuk mengatur aktivitas iklan, penjualan perorangan, dan pemasaran langsung. 1. Periklanan Menurut hukum, perusahaan harus menghindari iklan yang salah atau bohong. Pengiklan tidak boleh memberikan pernyataan palsu seperti menyatakan bahwa produknya menyembuhkan suatu penyakit padahal tidak demikian. Mereka tidak boleh melakukan demonstrasi palsu, seperti pemasar sup meletakkan pengganjal transparan di dasar mangkuk agar supnya agar tampak berisi lebih banyak dalam iklan. Pengiklan tidak boleh membuat iklan yang dapat menipu, walaupun sebenarnya tidak seorangpun yang tertipu. Mobil tidak boleh diiklankan dapat menempuh 15 km dengan satu liter bensin kecuali disebutkan dalam kondisi tertentu. 2. Penjualan Perorangan Perusahaan yang memasarkan produk langsung lewat tenaga penjual mereka sendiri harus memastikan bahwa para penjual mereka mengikuti peraturan “persaingan yang adil”. 3. Pemasaran Langsung Pemasar langsung dan pelanggan mereka biasanya menikmati hubungan saling menguntungkan. Tetapi, kadang-kadang muncul sisi yang lebih gelap, seperti: o Gangguan, Ketidakadilan, Penipuan dan Kecurangan o Mengganggu Privasi Sumber : Wordpress